Macam-macam Kapasitor :
a. Kapasitor Variabel yaitu nilai variabel yang tidak bisa
diubah-ubah (apa adanya). Contoh dari kapasitor variabel : Kapasitor
keramik, kapasitor polyster dan kapasitor film.
b. Kapasitor Tetap yaitu nilai variabel yang ada didalamnya bisa dirubah contohnya seperti kapasitor Trimer dan kapasitor Varco (variabel condensator)
b. Kapasitor Tetap yaitu nilai variabel yang ada didalamnya bisa dirubah contohnya seperti kapasitor Trimer dan kapasitor Varco (variabel condensator)
Simbol dan Gambar Kapasitor
2. RESISTOR
Adapun Jenis-Jenis dari RESISTOR.
- Ada Variabel Resistor (Potensiometer) yaitu nilai nya dapat dirubah/diatur
- Ada resistor yang tidak bisa dirubah nilainya Alias tetap
- Resistor yang mengikuti intensitas cahaya dengan nama lain Light Dependent Resistor
- Resistor yang mengikuti perubahan suhu.
Gambar dan simbol Resistor
3. INDUKTOR (INDUCTOR)
mempunyai dua jenis yaitu :
- Induktor Tetap (tidak bisa dirubah nilainya)
- Induktor yang tidak tetap (bisa dirubah nilaiya)
4. DIODA
Komponen elektronik yang bernama dioda ini bermanfaat menghantar arus
listrik ke satu arah dan menghambat arus listrik dari arah sebaliknya.
Dioda berdiri denga dua komponen elektroda yaitu anoda dan katoda.
E. Transistor
Transistor merupakan Komponen Elektronika Aktif yang memiliki banyak
fungsi dan merupakan Komponen yang memegang peranan yang sangat penting
dalam dunia Elektronik modern ini. Beberapa fungsi Transistor
diantaranya adalah sebagai Penguat arus, sebagai Switch (Pemutus dan
penghubung), Stabilitasi Tegangan, Modulasi Sinyal, Penyearah dan lain
sebagainya. Transistor terdiri dari 3 Terminal (kaki) yaitu Base/Basis
(B), Emitor (E) dan Collector/Kolektor (K). Berdasarkan strukturnya,
Transistor terdiri dari 2 Tipe Struktur yaitu PNP dan NPN. UJT (Uni
Junction Transistor), FET (Field Effect Transistor) dan MOSFET (Metal
Oxide Semiconductor FET) juga merupakan keluarga dari Transistor.
Gambar dan Simbol Transistor :
F. IC (Integrated Circuit)
IC (Integrated Circuit) adalah Komponen Elektronika Aktif yang terdiri dari gabungan ratusan bahkan jutaan Transistor, Resistor dan komponen lainnya yang diintegrasi menjadi sebuah Rangkaian Elektronika dalam sebuah kemasan kecil. Bentuk IC (Integrated Circuit) juga bermacam-macam, mulai dari yang berkaki 3 (tiga) hingga ratusan kaki (terminal). Fungsi IC juga beraneka ragam, mulai dari penguat, Switching, pengontrol hingga media penyimpanan. Pada umumnya, IC adalah Komponen Elektronika dipergunakan sebagai Otak dalam sebuah Peralatan Elektronika. IC merupakan komponen Semi konduktor yang sangat sensitif terhadap ESD (Electro Static Discharge).Sebagai Contoh, IC yang berfungsi sebagai Otak pada sebuah Komputer yang disebut sebagai Microprocessor terdiri dari 16 juta Transistor dan jumlah tersebut belum lagi termasuk komponen-komponen Elektronika lainnya.
No comments:
Post a Comment